Bicara soal pernikahan, aku bersyukur bisa menutup tahun 2019 dengan menikahi orang yang aku pilih (dan semoga orang yang tepat). Jarak antara si mas datang kerumah untuk minta restu ke hari H bisa dibilang cukup dekat, yaitu 4 bulan. Dari awal aku sudah mempersiapkan tabungan untuk hal ini, tapi tetap saja aku masih ragu. Ditambah aku memang bertekad untuk tidak menggunakan uang orang tuaku jika menikah nanti. Akhirnya aku searching di gugel mencari budget nikah 50 juta di Jakarta. Hasilnya sedikit mengecewakan karena rata-rata memiliki preparation yang cukup lama. Sedangkan aku?

Belum lagi acara pernikahanku antara akad dan resepsi dilakukan secara terpisah, beda hari tepatnya. Jujur pusing banget, karena otomatis nambah biaya. Aku cuma mikir gimana caranya dengan budget nikah 50 juta di Jakarta? Akhirnya ya coba let it flow aja. Aku juga punya prinsip kalau nikah itu gak mahal, yang mahal pestanya. Lagipula, aku gak harus menyenangkan setiap orang yang datang kan? Kan yang harusnya bahagia aku dan si mas di pesta kami, jadi untuk apa aku ambil pusing dengan omongan orang lain. Dengan prinsip itu setidaknya perasaan dan pikiranku cukup tenang.

Bicara soal konsep, jujur aku sendiri menginginkan pesta pernikahan yang intimate dan sederhana, tanpa harus ada pelaminan. Inginya sih sewa satu restoran dan mengundang keluarga besar serta rekan terdekat saja. Tapi kenyataannya untuk hal ini aku gak bisa “egois”. Di Indonesia pernikahan identik dengan pelaminan. Haha. Akhirnya, ya ikuti tradisi di sini. Lalu, apa saja yang aku persiapkan dalam waktu 3 bulan ini? Langsung intip di bawah ini, yuk!

Cari Gedung

Hal pertama yang aku lakukan adalah cari gedung. Belum dapet tanggal pernikahan itu juga akhirnya kita menyesuaikan ketersediaan gedung. Untungnya tanggal pilihan dengan ketersediaan gedung sesuai. Karena udah mepet banget dan biasanya gedung yang bagus itu kan bookingnya jauh-jauh hari, bahkan bisa satu tahun sebelumnya. Akhirnya aku potong budget untuk gedung dan sewa gedung yang under 10jt. Pilihan aku jatuh di gedung dekat rumah, yaitu:

  • Aula Masjid
  • Gedung Club Olahraga Grand Prima Bintara
  • Gedung Balai Pelatihan
  • Kantor Kelurahan

Karena aku urus sendiri dan ditemani ibu untuk negosiasi, akhirnya aku gamau ambil pusing dan pilih Kantor Kelurahan sebagai wedding venue. Selain tempatnya yang cukup strategis, aula dan parkirnya luas. Sebenarnya aku tertarik dengan Gedung Club Olahraga, tapi sepertinya terlalu luas untuk tamu undangan yang tak banyak dan waktu yang sebentar.

Untuk gedung aku dapat harga Rp4.000.000 + Rp100.000 (beli token listrik tambah daya karena pakai semua ac). Sedikit bocoran, di tahun 2020 gedung kelurahan ini biaya sewanya akan naik, mungkin sekitar Rp5.000.000 an.

Cari Catering, Makeup, dan Decor

Tahap selanjutnya adalah cari catering, make up, dekorasi. Biasanya mereka adalah satu kesatuan. Oh iya, untungnya gedung yang aku pilih tak ada rekanan catering jadi gak kena cas deh. Rekanan antara catering dan gedung perlu dipertimbangin, karena biasanya gedung kalau di luar rekanan mereka suka minta cas. Lagi-lagi aku dan ibu berkeliling mencari catering dll. Sekedar informasi, ibuku memang terbiasa membantu persiapan pernikahan kakak-kakak sepupuku sebelumnya. Jadi, pas aku yang hendak menikah kami tak terlalu pusing. Sayangnya paketan catering, make up, dekorasi yang kami temui semuanya di atas 50 juta. Tentu saja aku mundur perlahan, karena menurutku over budget dong.

Setelah berkeliling, akhirnya pilihan kami jatuh pada salah satu wedding orgaanizer yang memang aku dan mas sudah incar sebelumnya, yaitu Arti Wedding. Kami mengetahui wedding organizer ini karena pernah digunakan oleh teman satu sekolah kami. Pas lihat di instagramnya aku tertarik karena hasil make up dan foto-fotonya juga bgus. Harganya pun bisa dibilang terjangkau. Tanpa basa-basi aku membuat janji dan mengunjungi galeri mereka yang ternyata tak jauh dari rumahku. Setelah bernegosiasi, untuk semunya (catering, make up, baju untuk resepsi, dekorasi, foto, dan lain-lain), aku dapet harga Rp47.000.000. Cukup terjangkau jika dibandingkan dengan yang aku kunjungi sebelumnya

Undangan

Berhubung tamu undanganku gak banyak (sekitar 150 orang) dan undangan kan hanya sekali lalu dibuang, makannya aku bener-bener potong budget di sini. Undangan ini aku pesan di Vikramedia (Tangerang) dan dapet harga total Rp280.000 per 200pcs. Lumayan kan? Hasil cetakannya menurutku okelah. Hanya saja proses pembuatan undangan ternyata tidak bisa mepet-mepet, akan lebih baik kalau membuat undangan 2 bulan sebelum acara. Aku termasuk mepet pas pesan, untungnya undangan jadi tepat waktu.

Untuk desain aku udah gamau ambil pusing, tadinya aku mau menggunakan desainku sendiri tapi setelah ke beberapa percetakan untuk buat sample hasilnya tidak memuaskan. Nah, di Vikramedia ini desainnya 80% sesuai dengan keiinginganku. Jadilan aku pesan di sana.

Bikin Souvenir

Untuk souvenir aku dan mas punya pilihan berbeda. Aku ingin mangkuk tanpa sablon sedangkan mas ingin gelas dengan sablon, akhirnya kami memutuskan 50:50. Untuk mangkuk, aku pesan di shopee dengan harga Rp2.800 per pcs (@100pcs = Rp280.000 + Rp20.000). Sedangkan, untuk gelas aku melipir ke salah satu toko souvenir di pasar baru Bekasi dan mendapatkan harga Rp4.800 per pcs (@100pcs = Rp480.000 + Rp50.000). Karena takut kurang, aku memutuskan menambah mangkuk dengan harga Rp2.600 per pcs (@50pcs = Rp Rp130.000 + Rp20.000). Total keseluruhan untuk souvenir, yaitu Rp980.000.

Oh iya, khusus untuk souvenir dengan sablon aku sarankan pesan jauh-jauh hari ya kira-kira 2 bulan sebelum acara. Aku pesan sebulan sebelum acara dan souvenir tiba h-5 sebelum acara resepsi.

Dari 4 hal di atas untuk resepsi, Alhamdulillah aku bisa kerjakan tepat waktu dengan kondisi pada saat itu aku masih kerja. Aku memiliki masa tenang kurang lebih selama satu minggu sebelum akad untuk perawatan. Sebagai perempuan tentu saja perawatan pra nikah itu perlu. Kalau bisa ke salon ya lebih baik ke salon, berhubung aku masih kerja sampe menjelang akad. Jadi ya ke salonnya sehari aja. Lagipula tiap bulan aku sudah menyempatkan diri ke salon, jadi perihal perawatan pra nikah aku gak terlalu pusing.

Oh iya, buat yang mau menikmati perawatan pra nikah bisa ke Moz5 salon. Mereka memiliki paket pra nikah dengan harga terjangkau (start from Rp660.000 – Rp1.970.000) dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan waktu yang kamu miliki. Kalau aku gak ambil paketan, aku ambil treatment yang sekiranya aku butuhkan, yaitu Hair Spa (Rp120.000), Spa V (Rp70.000), Body Spa (Rp315.000) dan Meni (Rp125.000)-Pedi (Rp140.000). Semua treatment aku lakukan h-2 sebelum akad.

Nah, untuk akad aku tidak mengeluarkan banyak biaya karena aku nikah di KUA dan tidak menggunakan jasa MUA. Aku merias sendiri,hasilnya? Not bad lah. Hehe.

Biaya yang aku keluarkan adalah untuk membuat baju, membeli kain, manset, dan sepatu. Totalnya kira-kira Rp600.000 dengan rincian di bawah ini:

  • Baju Rp250.000
  • Manset Rp50.000
  • Kain bawahan menggunakan kain Sido Mukti (lumayan susah cari kain ini di Jakarta), aku pesan dari Pekalongan yang sudah jadi Rp100.000
  • Sepatu Rp200.000

Selain biaya di atas, aku juga mengeluarkan biaya untuk membeli baju kembaran adikku dan kakaknya mas. Adikku cukup repot urusan baju jadi mau tak mau aku dan ibu berkeliling Pasar Tanah Abang untuk mendapatkannya. Baju ini aku dapatkan dengan harga Rp300.000 (2 pcs). Udah cuma itu aja? Ya enggaklah tentunya ada biaya terduga dan tak terduga tiap keluarga kami masing-masing. Tapi itu gak aku masukkan ke sini karena bukan biaya inti.

Secara keseluruhan pengeluaran yang digunakan untuk penikahanku dan mas kurang lebih Rp55.000.000. Sejujurnya ini udah over budget sih karena target awal adalah under 50 juta. Tapi budget nikah 50 juta di Jakarta dan gak over sampe 60 juta juga udah syukur. Hehe. Untungnya si mas dan keluarganya gak terlalu riweh untuk urusan ini. Ya pasti ada beda pendapat, tapi Alhamdulillah perbedaan pendapat itu ada jalan keluarnya. Aku juga gak pure ambil keputusan secara sepihak semua, aku bilang juga ke si mas untuk hal-hal kecil. Intinya adalah komunikasi sama pasangan.

Well sekian postingan aku kali ini, semoga bisa membantu teman-teman yang lagi mempersiapkan pernikahan. Ingat! Nikah itu murah jangan dipersulit.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry